Fungsi Do ... While dalam PHP

Perulangan do ... while merupakan kebalikan dari perulangan for dan while karena perulangan do ... while melakukan pengecekan teradap syarat di akhir blok pengulangan. Jadi, do ... while paling sedikit akan melakukan satu kali proses perulangan.

Struktur do ... while adalah sebagai berikut:

do
{
instruksi;
instruksi;
} while (syarat)

Berikut contoh mencetak bilangan 1 sampai dengan 10. Termasuk nilai totalnya.

<?php
$bil = 1;
$total = 0;
do
{
total += $bil;
echo $bil . " ' . $total . "<br>";
$bil++;
} while ($bil <= 10)

/* Hasilnya
1  1
2  3
3  6
4  10
5  15
6  21
7  28
8  36
9  45
10 55
*/
?>

Semoga bermanfaat.

»»  Selengkapnya...

Operator Kondisi Ternary Pada PHP

Untuk menyederhanakan pernyataan If ... else, PHP memiliki operator kondisi ternary yang cukup singkat dengan struktur sebagai berikut:

variable = ekspresi logika atau relasi ? ekspresi B: ekspresi S

Penjelasan struktur operator kondisi:

a). Variable, variable yang akan berisi nilai ekspresi 1 atau ekspresi 2.

b). Ekpresi logika atau relasi, merupakan ekspresi yang dijalankan untuk memeriksa kondisi sehingga menghasilkan nilai benar atau salah.

c). Ekspresi B, akan dijalankan jika ekspresi logika atau relasi bernilai benar (true).

d). Ekspresi S, akan dijalankan jika ekspresi logika atau relasi bernilai salah (false).

Perhatikan contoh di bawah ini:

<?php
$umur = 5; // bagaimana jika $umur lebih dari 5?

If ($umur <= 5)
$usia = "Balita";

else
$usia = "Remaja atau dewasa";
echo $usia . "<br>";

// Script di atas dapat dituliskan seperti berikut ini:

$usia = $umur <= 5 ? "Balita" : "Remaja atau dewasa";
echo $usia;
?>

Semoga bermanfaat....

»»  Selengkapnya...

Script ctype_print

Memeriksa apakah setiap karakter dalam string $text dapat tercetak (printable) termasuk karakter kosong. Bernilai True jika setiap karakter dapat tercetak dan bernilai False jika string $text mengandung karakter kontrol, fungsi kontrol, atau semua karakter yang tidak menghasilkan keluaran.

Struktur: bool ctype_print (string $text)

Perhatikan contoh berikut ini:
<?php
$strings = array('string1' => "asdf\n\r\t", 'string2' => "'arf12', 'string3' => 'LKA#@%.54');

foreach ($strings as $name => $testcase) {

if (ctype_print ($testcase)) {

echo "String '$name' semua terdiri atas character yang bisa dicetak.<br>";
} else {

echo "String '$name' tidak semua terdiri atas character yang bisa dicetak.<br>";
}

}
?>

Hasil yang didapat:
String 'string1' tidak semua terdiri atas character yang bisa dicetak.
String 'string2' semua terdiri atas character yang bisa dicetak.
String 'string3' semua terdiri atas character yang bisa dicetak.

Semoga bermanfaat.

»»  Selengkapnya...

Ekspresi: Dasar Pemrograman PHP

Ekspresi hampir pasti digunakan di setiap pemrograman karena program disusun atas ekpresi-ekspresi tersebut. Ekspresi adalah sesuatu yang menghasilkan nilai dan kebanyakan berupa persamaan pemrograman.

Bentuk dasar ekspresi terdiri atas konstanta dan variabel. Ketika kita menuliskan "$a = 5", berarti kita memberi nilai 5. Kepada variabel $a atau dengan kata lain $a merupakan ekspresi yang bernilai 5 (dalam kasus ini, '5' merupakan konstanta integer). Setelah memberi nilai 5 pada variabel $a, kemudian menuliskan "$a = $b" maka sama artinya jika kita menuliskan $b = 5.
<?php
function coba ()
{
return 5;
}
?>

Anggap saja kita sudah mengerti konsep fungsi. Jika kita menuliskan $c = coba(), sama artinya jika kita menuliskan $c = 5. Fungsi merupakan ekspresi yang memiliki nilai balik dari fungsi itu sendiri. Selama fungsi coba() mengembalikan nilai 5, ekspresi coba() juga bernilai 5. Biasanya fungsi tidak hanya mengembalikan nilai balik saja, tetapi juga ada proses perhitungan di dalam tubuh fungsi terlebih dahulu.

Ekspresi tidak perlu dibahas lebih lanjut karena apa yang telah dan akan dilakukan selanjutnya selalu berkutat pada ekspresi-ekspresi.

Contoh ekspresi adalah sebagai berikut:
<?php
function double($i)
{
return $i*2;
}

$b = $a = 5;
$c = $a++;
$e = $d = ++$b;
$f = double($d++);
$g = double(++$e);
$h = $g += 10;
?>

Semoga bermanfaat.

»»  Selengkapnya...

Fungsi File: Script Basename Pada PHP

Mengambil nama dasar suatu file sesuai dengan string path yang berikan. Jika $suffix disertakan maka beberapa string yang memiliki kesamaan dengan $suffix akan ikut terpotong.

Struktur yang digunakan adalah: string basename (string $path [, string $suffix]).

Perhatikan contoh berikut ini:
<?php
$path = "/home/httpd/html/index.php";

$file = basename ($path);
// $file bernilai "index.php"

$file = basename ($path, ".php");
// $file bernilai "index"
?>

Semoga bermanfaat.

»»  Selengkapnya...
 
Diberdayakan oleh Blogger.